Popular Posts

About Me

Aisyah syafawi
saya siti aisyah, can call me aish :) i very love Allah swt,Rasulullah, my parents, family, friend, FU and like Kim Jonghyun,n' SHINee
Lihat profil lengkapku

Total Tayangan Halaman

Kamis, 15 Desember 2011

Universitas Terbaik Inggris

 
INGGRIS – Universitas Harvard dinobatkan sebagai universitas dengan fakultas Sastra Inggris terbaik di dunia. Penobatan ini berdasarkan hasil penelitian terbaru yang dilakukan lembaga pemeringkat universitas yang berbasis di Inggris, Quacquarelli Symonds (QS) World University Rangkings.
Kali ini, QS melakukan pemeringkatan atas universitas dengan fakultas Sastra Inggris terbaik di dunia. QS melakukan survei terhadap 33 ribu akademisi dan 16 ribu pengusaha berdasarkan pengajaran penelitian, peluang kerja, dan internasionalisasi di dunia pada 2011.

Berikut daftar 10 besar universitas terbaik yang memiliki fakultas Sastra Inggris terbaik di dunia seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (21/9/2011).

1. Universitas Harvard

Universitas Harvard merupakan kampus terbaik untuk belajar Sastra Inggris. Harvard merupakan universitas tertua dan paling prestisius di Amerika Serikat dan memiliki sokongan dana paling besar di antara universitas lain di dunia.

Universitas terbaik kedua di dunia ini tidak hanya terkenal kompetitif, tapi juga berbiaya sangat mahal, yaitu sebesar 25 ribu poundsterling atau setara dengan Rp352 juta (Rp14,108) per tahun.

Laman Departemen Sastra Inggris Harvard menyediakan template surat untuk "Ibu dan Ayah" bagi mahasiswa yang ingin meyakinkan orangtua bahwa gelar bahasa Inggris sangat berguna di dunia nyata.

Kesimpulan dari surat itu adalah belajar sastra Inggris akan mempersiapkan saya masuk bidang yang membutuhkan kemampuan membaca, berpikir tepat, dan menulis prosa dengan jelas.

2. University of Oxford

University of Oxford merupakan universitas tertua di dunia yang menggunakan bahasa Inggris. Universitas ini merupakan kampus dengan Departemen Sastra Inggris terbesar di Inggris yang memiliki 900 mahasiswa sarjana dan 300 mahasiswa pascasarjana.

Selain jumlah mahasiswanya yang banyak, kampus ini juga punya prestasi mengesankan jika dilihat dari alumnusnya. Penulis dan penyair yang merupakan lulusan Oxford adalah Aldous Huxley, Philip Larkin, JRR Tolkien, Evelyn Waugh, CS Lewis, dan John Betjeman. Bahkan perpustakaan universitas ini menyediakan setiap buku yang diterbitkan di Inggris dan Irlandia.


3. University of Cambridge

Cambridge, universitas terbaik di dunia merupakan kampus terbaik ketiga di dunia yang memiliki fakultas Sastra Inggris. Beberapa mantan mahasiswa kampus ini adalah Jeremy Paxman, Emma Thompson, Sam Mendes, dan Stephen Fry.

Laman fakultas Sastra Inggris Cambridge menulis, "Pengalaman membaca Sastra Inggris di Cambridge sangat kaya karena menggabungkan ceramah dan seminar yang disediakan oleh fakultas.”


4. University of California, Berkeley

Kampus ini memiliki prestasi mengesankan dalam dunia tulis menulis. Terbukti, University of California, Berkeley telah meraih 11 Pulitzer di antara pengajar, alumni, dan penelitinya. Pulitzer Prize adalah penghargaan tertinggi dalam bidang jurnalisme cetak dan sastra di Amerika Serikat.

Perpustakaannya yang mencakup beberapa kompleks seluas 12 hektare, merupakan kompleks perpustakaan terbesar di dunia. Penulis Irving Stone yang pernah belajar di Berkeley (pada 1923) menulis novel Lust for Life dan saat dibuat menjadi film memenangkan Piala Oscar.

5. Universitas Yale

Universitas tertua ketiga di dunia ini memiliki fakultas Sastra Inggris terbaik kelima di dunia. Kampus ini dikenal karena kebebasan dan berpikiran terbuka, di mana mahasiswanya berasal dari banyak etnis, warga negara, dan kondisi sosial ekonomi yang berbeda.

Selain itu, kampus ini terbuka untuk mahasiswa dengan orientasi seksual penyuka sesama. Kelas penulisan kreatif yang merupakan bagian dari fakultas Sastra Inggris dianggap sebagai salah satu kelas terbaik di Amerika.

6. Universitas Columbia

Universitas Columbia merupakan penerima Pulitzer Prize hampir setiap tahun. Kampus ini merupakan salah satu universitas paling mahal di Amerika, yaitu dengan biaya sebesar 27.500 poundsterling (Rp387 juta) per tahun. Universitas ini mencetak beberapa penulis sukses seperti Jack Kerouac, JD Salinger, dan Hunter S Thompson.

7. University of Toronto

University of Toronto merupakan satu-satunya universitas dari Kanada yang masuk dalam daftar 10 besar. Kampus ini menghasilkan jurnalis Malcolm Gladwell dan penulis Margaret Atwood.

8. Universitas Stanford

Dalam daftar universitas terbaik di dunia, Universitas Stanford ada di peringkat 11. Namun, Stanford berada di peringkat delapan dalam daftar Sastra Inggris terbaik, meski dianggap sebagai lembaga pendidikan yang berpikiran teknologi mengingat Stanford tempat pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page menuntut ilmu.

9. University of California, Los Angeles (UCLA)

UCLA memiliki fakultas Sastra Inggris terbaik kesembilan di dunia. Kampus ini terbuka untuk mahasiswa yang bekerja keras dan memiliki mimpi besar. Mahasiswa yang mengambil kuliah program gelar sarjana di fakultas Sastra dijanjikan perspektif historis dan literatur sastra yang beragam.

10. University of Chicago

Dalam daftar ini, University of Chicago ada di peringkat 10. Di kampus ini, mahasiswa akan belajar Awal dan Abad Pertengahan, Renaissance dan Modern Awal, Abad Ke-18, Abad Romantisisme, Victoria dan Abad Ke-20, serta Kontemporer dan Transnasional.

Universitas Al-Azhar

Sejarah Singkat

Asal mula Al Azhar adalah berupa mesjid yang dibangun oleh Jauhar Al Shaqali, seorang panglima perang pada Dinasti Fathimiyah, pada tanggal 24 Jumadil Ula 359 H (970 M). Seiring dengan perkembangan zaman, masjid Al Azhar adalah merupakan tempat dakwah yang semakin hari semakin besar, sehingga menjadi sebuah lembaga pendidikan. Kondisi semacam itu berlangsung lama sampai pertengahan abad 21. Jadi selama itu pula Al Azhar yang berupa masjid mempunyai fungsi ganda; sebagai masjid dan pusat kegiatan Islam, dan sebagai lembaga pendidikan. Kedua faktor inilah yang membuat Al Azhar selalu melakukan pembaruan yang terus berkesinambungan.
Pembaruan yang amat kentara sekali telah dilakukan oleh Syekh Muhammad Abduh ketika masih memegang kendali Al Azhar. Pembaruan tersebut dimaksudkan untuk menegaskan fungsi Al Azhar sebagai pusat pemurnian pemahaman Ajaran Islam dan diharapkan dapat mencetak kader-kader da’i yang tangguh. Dibentuklah dalam tubuh Al Azhar beberapa jenjang pendidikan, sejak tingkat dasar sampai jenjang akademi. Juga membuka fakultas-fakultas umum yang semuanya dengan sistim terpisah antara putra dan putri.
Semakin hari, Al Azhar berkembang semakin besar. Sehingga tidak hanya berpusat di Ibukota, Kairo, tapi hampir menyeluruh di setiap propinsi di Mesir dibuka cabang Al Azhar.
Kebesaran tersebut lebih terasa lagi, demi mengetahui bahwa Al Azhar adalah lembaga sosial yang teramat sosial. Al Azhar, sepeserpun tidak menarik uang kuliah dari mahasiswa. Bahkan ia tiap tahunnya membuka pendaftaran beasiswa. Juga terus mengadakan pembangunan,dan membuka cabang-cabang baru di daerah-daerah.

 

Prosedur Pendaftaran

Agar persiapan lebih matang, tidak tergesa-gesa, sebaiknya calon mahasiswa sudah berada di Kairo paling lambat pertengahan September. Karena pendaftaran ditutup pada akhir September. Syarat utama berupa ijazah asli yang usianya kurang dari 3 tahun setelah ijazah tersebut dikeluarkan, harus sudah dilegalisir oleh sekolah yang bersangkutan dan oleh Deparemen Agama di daerah. Kedua legalisasi tersebut sangat penting karena tanpa kedua legalisasi tersebut, KBRI tidak akan mau memberikan legalisasinya. Kemudian ijazah akan diterjemahkan di Kairo sesuai dengan teks yang telah ditentukan oleh KBRI Kairo. Setelah KBRI memberikan legalisasinya, selanjutnya ijazah dimintakan legalisir ke Departemen Luar Negeri Mesir di Kairo.
Bagi ijazah yang sudah mu’adalah (disamakan/diakui) dengan Al Azhar, proses selanjutnya adalah minta keterangan mu’adalah (persamaan) ke kantor pendaftaran (muraqabatu al Bu’uts al Islamiyah). Sedang bagi ijazah yang belum disamakan (mu’adalah) untuk masuk di Al Azhar harus melewati “ujian masuk”. Paling tinggi mereka akan diterima di kelas 3 tsanawiyah (2 tahun sebelum kuliah). Syarat-syarat lain adalah akta kelahiran asli, surat keterangan berkelakuan baik dari KBRI Kairo, surat pengantar (rekomendasi) dari KBRI, pas photo sedikitnya 6 lembar. Syarat-syarat tersebut diajukan bareng dengan ijazah asli dan formlir pendaftaran. Proses selanjutnya adalah membeli formulir pendaftaran di idarat al wafidin ( sebuah kantor yang menediakan formulir pendaftaran khusus bagi orang asing). Setelah formulir diisi, maka siaplah memasukkan formulir pendaftaran ke panitia pendataran. Setelah formulir diterima, selesailah proses pendaftaran dan kita tinggal menunggu nama kita turun di masing-masing kampus fakultas yang kita pilih.

 

Fakultas-fakultas

Saat ini Al Azhar mempunyai 41 fakultas. 19 fakultas berada di Kairo, dan selebihnya tersebar di berbagai propinsi. Ada sedikit perbedaan antara fakultas Al Azhar putra dan fakultas Al Azhar putri. Fakultas Al Azhar putra terdiri dari:
  • Fakultas Ushuluddin, dengan 4 jurusan; tafsir dan ilmu-ilmu Al Quran, hadits dan ilmu-ilmu hadits, aqidah dan filsafat, dan dakwah dan peradaban Islam.
  • Fakultas Syari’ah. Pada program S1, fakultas ini mempunyai 2 jurusan; syari’ah Islamiyah, dan syari’ah dan hukum umum. Sedang pada program S2 terdapat 4 jurusan; ushul fiqh, perbandingan mazdhab, politik perundang-undangan dan fiqih umum.
  • Fakultas Dakwah. Pada fakultas ini, jurusan baru ada pada program S2, yaitu menjadi 2 jurusan; perbandingan agama, dan kebudayaan Islam.
  • Fakultas Bahasa Arab dengan 3 jurusan; bahasa dan sastra Arab, sejarah dan kebudayaan, dan juranalistik.
  • Fakultas Bahasa dan Terjemah
  • Fakultas Perdagangan dan Ekonomi
  • Fakultas Pendidikan
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Ilmu Pasti Alam
  • Fakultas Pertanian.
Sedang fakultas-fakultas Al Azhar Putri terdiri dari:
  • Fakultas Ushulidin
  • Fakultas Syari’ah
  • Fakultas Bahasa Arab
  • Fakulatas Studi Sosial
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Ilmu Pasti Alam
  • Fakultas Perdagangan

Untuk fakultas-fakultas umum, bagi orang asing yang tidak mendapat beasiswa diwajibkan membayar uang kuliah (karena dianggap mampu), sebaliknya yang mendapat beasiswa dibebaskan dari uang kuliah.
Program Akademi
Pada setiap fakultas di Al Azhar terdapat 3 program; program S1, S2, dan S3. Program S1 dengan masa kuliah 4 tahun, kecuali pada fakultas Syari’ah dan Hukum Umum yang mempunyai masa kuliah 5 tahun. Lulusan program ini mendapat gelar Licence (Lc). Ketentuan-ketentuan lain pada program ini, untuk bisa naik ke tingkat selanjutnya mahasiswa harus lulus pada setiap mata kuliah atau maksimal dua mata kuliah yang tertinggal.
Di samping itu, bagi mahasiswa asing (selain negara-negara Arab) diwajibkan menghafal 2 juz Al Quran, dan 7,5 juz bagi mahasiswa yang berasal dari negara-negara Arab untuk setiap tingkat. Jadi sampai tingkat empat mahasiswa non Arab harus menguasai 8 juz, dan 30 juz bagi mahasiswa asal Arab. Ujian dilaksanakan 2 kali setahun (sistim semester). Setengah dari jumlah mata kuliah pada semester pertama, dan sisanya pada semester ke dua. Jika ada satu yang gagal pada semester pertama maka akan diulang pada semester ke dua. Kesempatan mengulang dalam satu tingkat hanya diberikan maksimal 3 tahun. Kalau masih gagal juga terpaksa akan dikeluarkan.
Program Master (S2)
Masa kuliah pada program ini hanya dua tahun, ditambah dua tahun lagi untuk menulis risalah (thesis) untuk meraih gelar MA (Master of Art). Persyaratan untuk masuk program ini harus hafal 8 juz Al Quran bagi mahasiswa non Arab, dan 30 juz bagi mahasiswa asal Arab.
Untuk bisa naik ke tingkat dua, harus lulus semua mata kuliah.Ujian diadakan dalam dua gelombang. Jika ada satu yang gagal dalam gelombang pertama maka akan diulang pada gelombang ke dua. Sama dengan program licence (S1), pada program S2 ini kesempatan mengulang dalam satu tingkat diberikan maksimal 3 tahun. Penulisan risalah baru bisa dilaksanakan setelah kerangka risalah diajukan ke dosen pembimbing dan dinyatakan diterima.
Program Doktor (S3)
Pada program ini tidak ada masa kuliah lagi. Jadi langsung menulis disertasi untuk meraih gelar doktor. Tema disertasi juga harus mendapatkan persetujuan dari dosen pembimbing.